Beranda » Blog » Tips Singkat Merawat Kursi Mandi Lansia agar Tetap Awet

Tips Singkat Merawat Kursi Mandi Lansia agar Tetap Awet

Diposting pada 24 September 2025 oleh admin alkesblitar / Dilihat: 136 kali

Kursi mandi lansia adalah salah satu alat kesehatan yang berperan penting dalam menjaga keselamatan pasien saat mandi. Seiring bertambahnya usia, tubuh lansia cenderung mengalami penurunan keseimbangan, kekuatan otot, dan koordinasi gerak. Kondisi tersebut membuat aktivitas sederhana seperti mandi bisa berisiko, terutama di kamar mandi yang licin.

Kehadiran kursi mandi lansia menjadi solusi untuk mengurangi risiko jatuh sekaligus memberikan kenyamanan ketika membersihkan diri. Namun, manfaat kursi mandi tidak akan maksimal apabila tidak dirawat dengan baik. Sama seperti peralatan kesehatan lain, kursi mandi lansia membutuhkan perawatan rutin agar tetap higienis, awet, dan aman digunakan.

Kursi Mandi Lansia

Pentingnya Perawatan Kursi Mandi Lansia

Perawatan kursi mandi lansia tidak hanya sebatas menjaga kebersihan, tetapi juga memastikan keamanan bagi penggunanya. Kursi mandi yang jarang dibersihkan bisa menjadi sarang bakteri, jamur, dan lumut akibat kelembaban di kamar mandi. Selain itu, kerusakan pada material seperti baut kendur, karet anti-slip aus, atau sandaran yang longgar bisa meningkatkan risiko kecelakaan.

Dengan perawatan yang tepat, kursi mandi akan lebih tahan lama, higienis, serta memberikan rasa aman baik bagi lansia maupun pendamping yang membantu.

Langkah-langkah Membersihkan Kursi Mandi Lansia

Berikut beberapa cara membersihkan kursi mandi lansia agar tetap higienis dan aman digunakan:

1. Bilas Setelah Digunakan

Setiap kali selesai digunakan, sebaiknya kursi mandi langsung dibilas dengan air bersih. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan sabun, sampo, atau residu pembersih tubuh yang dapat menempel pada permukaan kursi. Residu yang dibiarkan terlalu lama bisa membuat kursi licin dan berpotensi menyebabkan lansia tergelincir.

2. Gunakan Sabun Pembersih yang Lembut

Untuk pembersihan rutin, gunakan sabun cair lembut atau cairan pembersih khusus peralatan rumah tangga yang aman. Hindari penggunaan bahan kimia keras seperti pemutih berlebihan karena dapat merusak lapisan permukaan kursi mandi. Pembersihan cukup dilakukan dengan spons atau kain lembut agar material tetap terjaga.

3. Bersihkan Bagian yang Sering Terabaikan

Beberapa bagian kursi mandi lansia sering terlewat ketika dibersihkan, seperti sambungan besi, baut, dan karet penahan di kaki kursi. Bagian ini justru penting karena sering bersentuhan dengan air dan rentan berkarat atau ditumbuhi jamur. Gunakan sikat kecil untuk membersihkan celah-celah sempit.

4. Keringkan dengan Lap Bersih

Setelah dicuci, keringkan kursi mandi dengan lap bersih agar tidak ada air yang tertinggal di permukaan. Kelembaban yang menumpuk bisa memicu timbulnya jamur dan membuat material lebih cepat rusak. Jika memungkinkan, simpan kursi mandi di tempat kering setelah digunakan.

5. Disinfeksi Secara Berkala

Untuk menjaga higienitas, lakukan penyemprotan disinfektan ringan minimal seminggu sekali. Disinfeksi sangat penting terutama jika kursi mandi digunakan oleh lansia dengan daya tahan tubuh lemah atau tinggal di lingkungan yang rentan terhadap infeksi.

Tips Merawat Kursi Mandi Lansia agar Awet

Selain membersihkan, perawatan kursi mandi juga mencakup cara menyimpan dan melakukan pengecekan berkala. Berikut tips yang bisa dilakukan:

  1. Periksa Karet Anti-Slip
    Karet pada kaki kursi mandi berfungsi mencegah kursi bergeser. Pastikan karet masih menempel kuat dan tidak aus. Jika sudah tipis atau pecah, segera ganti agar tidak membahayakan pengguna.

  2. Kencangkan Baut dan Sambungan
    Periksa kondisi baut atau sambungan rangka kursi mandi secara rutin. Baut yang kendur bisa menyebabkan kursi goyah saat digunakan.

  3. Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung
    Menyimpan kursi mandi di area yang terkena sinar matahari langsung dalam waktu lama bisa membuat material plastik menjadi rapuh dan mudah retak. Simpanlah di tempat teduh dan kering.

  4. Gunakan Sesuai Kapasitas Beban
    Setiap kursi mandi lansia memiliki batas beban tertentu. Hindari penggunaan berlebihan yang melebihi kapasitas karena dapat merusak rangka dan mengurangi umur pemakaian kursi.

  5. Cek Sandaran dan Pegangan
    Pastikan sandaran dan pegangan kursi mandi dalam kondisi kuat dan stabil. Bagian ini sangat vital untuk menopang tubuh lansia saat duduk atau berdiri.

Kursi Mandi Lansia

Manfaat Kursi Mandi yang Dirawat dengan Baik

Kursi mandi yang terawat tidak hanya lebih awet, tetapi juga memberikan banyak manfaat tambahan bagi pengguna, antara lain:

  • Kenyamanan lebih terjamin: Lansia merasa lebih aman saat mandi karena kursi dalam kondisi stabil.

  • Mengurangi risiko kecelakaan: Kursi yang bersih dan tidak licin mengurangi risiko terpeleset.

  • Higienitas terjaga: Kebersihan kursi membantu mencegah infeksi kulit atau iritasi.

  • Efisiensi biaya: Kursi mandi yang awet mengurangi kebutuhan membeli baru dalam waktu dekat.

Beli Kursi Mandi Lansia Berkualitas di Chandra Medika Blitar

Bagi Anda yang sedang mencari kursi mandi lansia dengan kualitas terbaik dan harga terjangkau, Chandra Medika Blitar menyediakan berbagai pilihan sesuai kebutuhan. Produk yang tersedia dilengkapi fitur keamanan seperti karet anti-slip, rangka kokoh, dan desain ergonomis yang nyaman digunakan.

Jangan ragu untuk datang langsung atau menghubungi Chandra Medika Blitar agar keluarga Anda mendapatkan kursi mandi lansia yang aman, higienis, dan tahan lama.

Tags: , , , , ,

Bagikan ke

Tips Singkat Merawat Kursi Mandi Lansia agar Tetap Awet

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.

Tips Singkat Merawat Kursi Mandi Lansia agar Tetap Awet

Social Media
Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Wlingi
● online
CS Blitar Kota
● online
CS Wlingi
● online
Halo, perkenalkan saya CS Wlingi
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: