Jarang Ada yang Tau! Begini Cara Menggunakan Defibrillator yang Tepat
Cara menggunakan Defibrillator – Defibrillator atau alat pacu jantung biasanya digunakan saat keadaan darurat. Kamu pasti pernah mendengar istilah serangan jantung. Ketika ritme jantung tidak sesuai dalam beberapa lama akan menyebabkan berhentinya jantung berdetak.
Ketika jantung berheti, kemampuan tubuh untuk bertahan akan berkrang sebanyak 7-10 % per menitnya. Cukup menegangkan bukan? Perubahan kondisi tubuh dengan drastis dalam hitungan menit bisa sangat membahayakan jika terlambat diberi pertolongan.
Pertolongan yang bisa dilakukan saat seperti itu, agar bisa mengembalikan fungsi tubuh lainnya, bisa dengan menggunakan alat pemacu jantung atau Defibrillator. Penggunaan Defibrillator tidaklah sembarangan dan harus dilakukan oleh tenaga kesehatan.
Lalu bagaimana sebenarnya cara kerjanya?
Cara Menggunakan Defibrillator

1. Preparing atau Persiapan
Alat kejut jantung atau Defibrillator adalah alat dengan mengalirkan tegangan listrik untuk memacu jantung. Dengan tenaga kejut yang besar penggunaannya harus mengikuti beberapa prinsip pengoperasian yang harus dilakukan.
- Pemilihan besar energi dan mode pengoperasian
- Pengisian energi (charge) pada kapasitor
- Pembuangan energi dari kapasitor ke pasien (discharge)
Sebelum menggunakan alat, pastikan alat bersih dan steril. Maka dari itu, kamu harus tahu bagaimana cara membersihkan alat ini.
Dengan cara:
- Mengusap penutup dan paddle dengan kain halus dan cairan desinfektan alkohol 70 % . pastikan tidak membasahi atau ada cairan yang masuk ke dalam karena akan sangat bahaya saat alat akan digunakan.
- Spoon electrode dapat dibersihkan dengan cara penguapan, radiasi, atau memakai Ethylene Oxide
- Lepaskan Lead Sensor dari alatnya lalu bisa dibersihkan menggunakan desinfektan.
Setelah memastikan alat Defibrillator atau alat kejut jantung kamu bersih dan steril, kamu bisa melakukan pchisical check terhadap alat, casing, kabel elektroda. Jika sekiranga sudah cukup bersih dan aman, maka kamu bisa memulai menggunakan alat
2. Urutan Penggunaan Secara Umum
Walau beberapa alat ada spesifikasi yag berbeda, namun secara umum cara menggunakan Defibrillator adalah sebagai berikut:
- Ambil paddles dasi sisi damping alat
- Pastikan defibrillator dalam keadaan kering
- Beri krim pada permukaan paddle
- Tempelkan padlle di posisi apeks dan sentrum di tubuh pasien
- Tekan tombol energy
- Laukan pengisian (charge) dengan menekan tombol di paddle
- Ingat! jangan sampai menyentuh pasien saat kamu melakukan sefibrillasi ( kejut jantung )
- Setelah pengisian cukup maka akan berbunyi menandakan sudah terisi dan di layar tertulis ‘’ defibrillator ready “ dan tombol di paddle kamu akan menyala menandakan kamu sudah bisa melkaukan kejut jantung saat itu.
- Tekan paddle di bagian dada atau bagian tulang rusuk
- Untuk mengosongkan energi, kamu bisa menekan kedua tombol yang ada di paddle bersamaan
- Setelah selesai, pilih switch pada tombol energi hingga menunjukkan angka 0 lalu tekan tombol power.
Dalam melakukan defibrillasi atau kejut jantung menggunakan defibrillator, banyak sekali yang harus diperhatikan. Terkhusus pasien, pastikan badannya kering dan tidak kontak dengan bahan benda-benda berbahan metal saat dilakukan kejut jantung karena akan mengakibatkan luka bakar jika peletakkan paddle ke pasien kurang tepat.
Demikian cara menggunakan defribillator, tentu aktivitas semacam ini membutuhkan ilmu dan jam terbang serta pendampingan agar mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan mengingat kesehatan adalah hal utama sehingga penanganan terkait manusia membutuhkan banyak variabel dan kecermatan.
Namun, bukan berarti harus takut dan ragu untuk mempelajari, semua ilmu bisa diakses pada era sekarang, tinggal bagaimana mempelajari dan menerapkan sesuai kaidah yang sudah tersedia. Bagaimana, siap terima tantangan?
Jarang Ada yang Tau! Begini Cara Menggunakan Defibrillator yang Tepat
Cedera ringan bisa terjadi kapan saja—saat berolahraga, terpeleset di kamar mandi, terbentur meja, atau bahkan setelah aktivitas berat sehari-hari. Rasa... selengkapnya
Dalam dunia medis, stetoskop merupakan alat penting yang tidak terpisahkan dari aktivitas pemeriksaan pasien. Salah satu jenis stetoskop medis yang... selengkapnya
Berbaring terlalu lama atau duduk terlalu lama dapat memberi dampak buruk pada tubuh. Salah satunya meningkatkan potensi mengalami luka decubitus.... selengkapnya
Perawatan Foley Catheter merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan pasien yang membutuhkan bantuan untuk mengeluarkan urin. Kateter ini biasanya digunakan... selengkapnya
Gangguan pernapasan seperti asma, batuk berdahak, bronkitis, hingga infeksi saluran pernapasan sering kali membutuhkan terapi khusus agar obat dapat bekerja... selengkapnya
Nebulizer merupakan alat kesehatan yang membantu mengubah obat cair menjadi uap halus agar mudah dihirup ke saluran pernapasan. Pada tipe... selengkapnya
Keterbatasan dalam mobilitas bisa menjadi tantangan besar, terutama bagi lansia atau individu yang sedang dalam masa pemulihan pasca cedera. Dalam... selengkapnya
Menjaga tekanan darah tetap terkontrol merupakan langkah penting untuk mendukung kualitas hidup yang lebih baik. Banyak orang belum menjadikan pemeriksaan... selengkapnya
Mengalami kesulitan bernapas tentunya menjadi masalah yang serius, terkadang cenderung membuat penderitanya merasa panik. Pada kondisi tertentu, gangguan pernapasan perlu... selengkapnya
Nebulizer jadi salah satu alat bantu pernapasan yang sangat dibutuhkan. Terutama bagi pasien dengan masalah pernapasan yang serius. Alat ini... selengkapnya
Tongkat Kruk Ketiak Kruk merupakan Alat bantu jalan sangat berfungsi untuk membantu seseorang yang mengalami keterbatasan dalam berjalan atau… selengkapnya
Rp 229.900Kursi Roda Transfer Pasien Manual + Commode: Solusi Praktis untuk Mobilitas dan Perawatan Pasien di Rumah maupun Fasilitas Kesehatan Merawat… selengkapnya
Rp 2.850.000Kasur Anti Decubitus Onemed Kasur Decubitus Murah di Kota Blitar – New Model Type QDC 303 dengan Ukuran kasur… selengkapnya
Rp 659.990Multicare in Alat Tes Trigliserida , Gula Darah dan Kolesterol Alat Tes Trigliserida merk Mulitcarein bisa anda beli di… selengkapnya
Rp 1.999.990Blender Obat Multifungsi: Praktis untuk Obat, Kopi, dan Biji-Bijian Kebutuhan akan alat kesehatan yang praktis semakin meningkat, terutama di fasilitas… selengkapnya
Rp 175.000Medline Meteran Pengukur: Alat Praktis untuk Pengukuran Tubuh yang Akurat dan Mudah Digunakan Dalam dunia medis, ketelitian pengukuran menjadi salah… selengkapnya
Rp 20.000Ankle Supporter: Dukungan Maksimal untuk Kesehatan Pergelangan Kaki Pergelangan kaki merupakan salah satu bagian tubuh yang rentan mengalami cedera, terutama… selengkapnya
Rp 70.000Nebulizer Yuwell 405B: Solusi Terapi Pernapasan Praktis dan Andal Nebulizer Yuwell 405B merupakan salah satu perangkat terapi pernapasan yang banyak… selengkapnya
Rp 450.000Washlap OneClean Sekali Pakai: Pilihan Higienis dan Praktis untuk Perawatan Pasien Dalam dunia medis, menjaga kebersihan pasien merupakan bagian penting… selengkapnya
Rp 30.000Catheter Condom: Solusi Praktis untuk Penggunaan Kateter Eksternal Catheter condom atau kateter kondom adalah alat medis yang digunakan sebagai alternatif… selengkapnya
Rp 6.000
Saat ini belum tersedia komentar.