Beranda » Blog » Kenali Bagian-Bagian Needle Holder dan Cara Penggunaannya

Kenali Bagian-Bagian Needle Holder dan Cara Penggunaannya

Diposting pada 8 September 2025 oleh admin alkesblitar / Dilihat: 588 kali

Dalam dunia medis, terutama dalam bidang bedah, berbagai instrumen dirancang khusus untuk membantu tenaga medis menjalankan prosedur dengan aman dan efektif. Salah satu instrumen yang memiliki peran sangat penting adalah needle holder atau penjepit jarum bedah. Instrumen ini berfungsi menjaga jarum tetap kokoh saat proses penjahitan luka maupun prosedur pembedahan. Meskipun terlihat sederhana, needle holder memiliki desain yang detail, dengan bagian-bagian khusus yang mendukung fungsinya.

needle holder

Fungsi Utama Needle Holder

Peran utama alat ini adalah menjaga jarum tetap pada posisinya ketika menembus jaringan. Pegangan yang kuat memberikan kontrol penuh, sehingga proses penjahitan berlangsung lebih cepat, rapi, dan risiko kerusakan jaringan dapat diminimalkan.

Keberadaan penjepit jarum dapat menekan kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja di ruang operasi. Jarum tajam tidak langsung dipegang dengan tangan, sehingga risiko tertusuk maupun kontaminasi bisa ditekan.

Bagian-Bagian Needle Holder

Alat medis ini memang tampak simpel, tetapi terdiri atas beberapa struktur penting yang menunjang fungsinya :

  1. Handle (Pegangan)
    Handle adalah bagian yang digunakan untuk memegang needle holder. Biasanya berbentuk panjang, ramping, dan dilengkapi dengan lubang jari agar tenaga medis dapat menggenggamnya dengan nyaman. Pegangan ini dibuat ergonomis agar tidak licin dan tetap stabil meskipun digunakan dalam waktu lama.

  2. Hinge atau Pivot (Poros)
    Bagian ini terletak di tengah instrumen dan berfungsi sebagai titik tumpu. Hinge memungkinkan kedua sisi handle dapat bergerak membuka dan menutup. Desain pivot yang presisi membuat needle holder dapat menyalurkan tenaga secara optimal saat menjepit jarum.

  3. Jaws (Rahang Penjepit)
    Jaws merupakan bagian paling penting karena langsung berfungsi untuk menjepit jarum. Rahang ini memiliki permukaan bergerigi halus agar jarum tidak mudah tergelincir. Ukuran jaws bervariasi tergantung jenis needle holder, menyesuaikan ukuran jarum dan kebutuhan tindakan medis.

  4. Ratchet (Pengunci)
    Ratchet adalah sistem pengunci yang berada di bagian bawah handle. Dengan ratchet, needle holder bisa terkunci rapat tanpa tenaga tambahan, sehingga jarum tetap stabil selama proses penjahitan. Ratchet biasanya berbentuk gerigi kecil yang dapat diatur sesuai kekuatan genggaman yang dibutuhkan.

  5. Tips (Ujung Rahang)
    Ujung rahang adalah bagian paling depan yang langsung bersentuhan dengan jarum. Tips didesain sangat presisi dan kuat agar dapat menjepit jarum tanpa merusaknya. Beberapa needle holder memiliki tips halus, ada juga yang dilapisi tungsten carbide untuk menambah daya cengkeram.

 

Cara Tepat Menggunakan Instrumen

Penggunaan needle holder tidak bisa sembarangan. Agar hasil tindakan lebih optimal dan aman, berikut adalah langkah-langkah dasar menggunakan needle holder:

  1. Posisi Pegangan yang Tepat
    Pegang alat dengan menempatkan ibu jari di salah satu lubang, sedangkan jari manis atau tengah pada lubang lainnya. Jari telunjuk biasanya diletakkan di luar sebagai penopang untuk memberikan kontrol lebih stabil.

  2. Menjepit Jarum Bedah
    Tempatkan cengkeraman pada sepertiga bagian pangkal jarum agar lebih seimbang, bukan di ujung runcing atau bagian tengah. Posisi ini memberikan keseimbangan terbaik sehingga jarum lebih mudah diarahkan menembus jaringan.

  3. Mengunci dengan Ratchet
    Setelah jarum dijepit, tekan handle hingga ratchet terkunci. Sesuaikan kekuatan kunci agar stabil menahan jarum tanpa memberi tekanan berlebihan yang berisiko merusaknya.

  4. Mengatur Sudut Penusukan
    Arahkan jarum pada sudut yang sesuai dengan jaringan yang akan dijahit. Alat ini memudahkan kontrol sudut penusukan agar lebih akurat dan tidak menimbulkan luka tambahan.

  5. Melepas Jarum Setelah Jahitan
    Untuk melepas, cukup tekan handle hingga ratchet terbuka. Lepaskan jarum dengan hati-hati agar tidak melukai tangan atau merusak jaringan.

Tips Perawatan Agar Tetap Awet

Agar holder tetap awet dan aman digunakan, berikut beberapa tips perawatan:

  • Bersihkan segera setelah digunakan dengan air steril dan sikat lembut.

  • Sterilisasi menggunakan autoklaf sesuai standar medis.

  • Simpan di tempat kering agar tidak berkarat.

  • Periksa kondisi jaws dan ratchet secara berkala untuk memastikan fungsinya tetap optimal.

needle holder


Dalam tindakan medis, kualitas needle holder sangat menentukan kenyamanan tenaga medis dan keselamatan pasien. Needle holder berkualitas memiliki bahan stainless steel medis yang tahan korosi, bisa disterilkan berkali-kali, serta memiliki ratchet yang presisi.


Beli Needle Holder di Chandra Medika Blitar

Bagi tenaga medis, klinik, maupun rumah sakit yang membutuhkan needle holder berkualitas tinggi, Chandra Medika Blitar menyediakan berbagai pilihan sesuai kebutuhan Anda. Semua produk yang tersedia adalah original, aman, dan sesuai standar medis. Dengan membeli di Chandra Medika Blitar, Anda mendapatkan jaminan kualitas sekaligus harga yang kompetitif.

Segera kunjungi Chandra Medika Blitar untuk memenuhi kebutuhan instrumen medis Anda, termasuk needle holder, agar setiap tindakan medis dapat dilakukan lebih aman, presisi, dan efisien.

Tags: , , ,

Bagikan ke

Kenali Bagian-Bagian Needle Holder dan Cara Penggunaannya

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.

Kenali Bagian-Bagian Needle Holder dan Cara Penggunaannya

Social Media
Chat via Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS Wlingi
● online
CS Blitar Kota
● online
CS Wlingi
● online
Halo, perkenalkan saya CS Wlingi
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: